Beranda Profil Sejarah Pendidikan Budaya Kesehatan Kegiatan Demografi
Kegiatan SAD

Agenda & Dokumentasi Kegiatan

Kumpulan catatan dokumentasi, aksi sosial, pembinaan, layanan kesehatan, dan kegiatan bersama masyarakat Suku Anak Dalam di Rantau Keloyang.

Kembali ke Beranda

Daftar Dokumentasi Kegiatan

Menampilkan 7 kegiatan

Umum 23 Agustus 2026 Bungo

Suku anak dalam mengikuti kegiatan Festival Batanghari 2024

Komunitas Suku Anak Dalam (SAD) ditampilkan di stan milik Pemerintah Daerah Bungo dan Sarolangun. Produk yang dipamerkan antara lain ikan asap, anyaman tikar, lukah, ambung, dan piring dari lidi sawit.

Namun pada Festival Batanghari tahun ini, para kader SAD mendapatkan kesempatan istimewa dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi untuk turut berpartisipasi dalam Malam Budaya. Mereka menampilkan tarian khas komunitas, yaitu Tari Bedeti.
Tari Bedeti merupakan ekspresi rasa syukur dan pengharapan kepada sang pencipta, yang biasanya ditampilkan dalam berbagai prosesi adat seperti ritual turun mandi bagi bayi yang baru lahir, upacara pernikahan, serta upacara adat lainnya. Musik pengiring tarian ini berasal dari senandung-senandung khas yang dilafalkan oleh para tetua adat yang sarat akan makna spritual.

Kunjungan & Bantuan 23 Agustus 2026 Balai SAD

kegiatan sosialisasi bina keluarga remaja dan penyuluhan program keluarga harapan

Kegiatan Bina Keluarga Remaja (BKR) yang membahas pentingnya peran keluarga dalam mendampingi remaja menghadapi berbagai tantangan perkembangan. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak, penguatan karakter, serta pendampingan yang tepat guna mendukung perkembangan sosial dan emosional remaja.

Pada sesi Penyuluhan Program Keluarga Harapan (PKH), pendamping PKH memberikan informasi mengenai tujuan program, hak dan kewajiban keluarga penerima manfaat, serta pentingnya pemenuhan komponen kesehatan dan pendidikan sebagai syarat keberlanjutan bantuan. Dijelaskan bahwa data keaktifan anak dalam bersekolah dan kehadiran balita maupun ibu dalam kegiatan posyandu menjadi bagian dari proses pemantauan yang dilakukan secara berkala. Apabila anak tidak bersekolah atau putus sekolah, serta keluarga tidak aktif mengikuti kegiatan posyandu dan layanan kesehatan yang diwajibkan, maka status kepesertaan PKH dapat dievaluasi sesuai dengan hasil verifikasi dan validasi data yang dilakukan oleh pihak terkait. Oleh karena itu, keluarga penerima manfaat diharapkan dapat memenuhi kewajiban program dengan memastikan anak tetap mendapatkan pendidikan dan rutin mengikuti layanan kesehatan agar manfaat program dapat terus diterima sesuai ketentuan yang berlaku.

Kesehatan 23 Agustus 2026 Balai SAD

Sosialisasi Kesehatan Reproduksi

Dalam rangka mendukung kesejahteraan masyarakat komunitas SAD Dusun Dwi Karya Bakti, Pundi Sumatra melalui dukungan Program Estungkara telah mengadakan pelatihan penyadartahuan kesehatan reproduksi dan pelatihan menjahit pembalut kain di komunitas Suku Anak Dalam.

Kesehatan 23 Agustus 2026 Balai SAD

Posyandu Rutin

Pundi Sumatra bekerja sama dengan BKKBN Kecamatan Pelepat dan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) melaksanakan kegiatan Posyandu Rutin, Sosialisasi Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), serta Penyuluhan Program Keluarga Harapan (PKH) di Komunitas Suku Anak Dalam (SAD) Dusun Dwi Karya Bakti, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Posyandu Rutin yang meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemantauan status gizi balita, pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, serta pemantauan tumbuh kembang anak. Posyandu menjadi sarana penting bagi keluarga untuk memastikan kondisi kesehatan anak terpantau secara berkala sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya layanan kesehatan preventif.
Selanjutnya, peserta mengikuti sesi Bina Keluarga Balita (BKB) yang difasilitasi oleh BKKBN Kecamatan Pelepat. Dalam sesi ini disampaikan materi mengenai pola asuh positif, pemenuhan gizi seimbang, serta pentingnya stimulasi tumbuh kembang anak sejak usia dini. Orang tua diajak untuk lebih memahami peran mereka dalam mendukung perkembangan anak agar tumbuh sehat, cerdas, dan optimal sesuai tahap usianya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Bina Keluarga Remaja (BKR) yang membahas pentingnya peran keluarga dalam mendampingi remaja menghadapi berbagai tantangan perkembangan. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak, penguatan karakter, serta pendampingan yang tepat guna mendukung perkembangan sosial dan emosional remaja.

Agama 23 Agustus 2026 Musholla

Pembinaan Agama Islam untuk Suku Anak Dalam

BAZNAS menghadirkan program pembinaan agama bagi Suku Anak Dalam.
Kegiatan meliputi belajar mengaji untuk anak-anak dan sholat berjamaah untuk bapak-bapak. Melalui bimbingan guru, anak-anak belajar membaca Al-Qur'an dan Iqra. Sementara para bapak rutin beribadah bersama dalam satu shaf.
Program ini bertujuan menanamkan dasar iman, literasi Al-Qur'an, dan nilai kebersamaan sejak dini. Agar setiap anggota komunitas memiliki akses untuk belajar dan mengamalkan agama dengan baik.

Pendidikan 20 Februari 2025 Pondok Belajar Komunitas Rimba Rantau Keloyang

Penyaluran Perlengkapan Sekolah & Kelas Literasi Alam Rimba

Pelaksanaan kelas belajar membaca, menulis, dan berhitung (calistung) bersama relawan pendidik. Pada kesempatan ini juga disalurkan bantuan perlengkapan sekolah seperti tas, buku tulis, alat mewarnai, serta buku cerita bergambar untuk memacu semangat belajar anak-anak SAD.

Kesehatan 15 Februari 2025 Balai Pertemuan Adat Dusun Dwi Karya Bakti

Pemeriksaan Kesehatan dan Penimbangan Balita Bersama Puskesmas

Kegiatan pelayanan posyandu dan pemeriksaan kesehatan berkala bagi warga Suku Anak Dalam (SAD) di Desa Dwi Karya Bakti. Kegiatan meliputi penimbangan berat badan balita, imunisasi dasar, penyuluhan gizi seimbang, serta pemberian vitamin dan makanan tambahan bagi ibu hamil dan menyusui.

× Perbesar Gambar

Sistem Informasi Suku Anak Dalam

Dapatkan informasi lengkap mengenai demografi, kebudayaan, program pendidikan, dan status kesehatan warga SAD di Rantau Keloyang.

Kembali ke Halaman Utama